Berita Terbaru Revolusi Como 1907 di bawah Djarum

Jakarta Pusat

Berita Terbaru Revolusi Como 1907 di bawah Djarum di Jakarta Pusat
Jakarta (ANTARA) - Budi Hartono masih berusia 28 tahun ketika setiap sore pada 1969, brak atau tempat karyawan melinting rokok di pabrik rokok keluarganya, disulap menjadi tempat berlatih bulu tangkis.

Budi yang beberapa masa kemudian menjadi CEO dan karyawan-karyawan PT Djarum, dikenal sebagai pecinta bulu tangkis.

Kecintaan itu pula yang mendorong putra Oei Wie Gwan yang pendiri Djarum itu, menyulap brak menjadi arena bulu tangkis. Dan jalan kecil yang dia retas itu kemudian menjadi jalan besar untuk terciptanya salah satu kawah candradimuka bagi atlet-atlet bulu tangkis Indonesia. - Reposted by : PRIKOM Privat Komputer Bandung.

Kontak

Antaranews.com

Kunjungi / Hubungi

25 Iklan Terbaru