Berita Terbaru Papalele, warisan budaya takbenda perempuan Maluku
Jakarta Pusat
Papalele bukan sekadar cerita masa lalu, tapi praktik hidup yang terus berkembang. Karena di balik setiap nyiru di kepala, ada kisah perjuangan, cinta, dan kebanggaan perempuan Maluku
Ambon (ANTARA) - Mengenakan kain batik atau sarung yang dililit rapi di pinggang, serta nyiru (bakul) berisi hasil bumi di atas kepala, perempuan-perempuan itu menyusuri jalanan kampung dan kota.
Mereka dikenal sebagai papalele, simbol kemandirian ekonomi dan keteguhan perempuan Maluku yang kini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Di Kota Ambon, aktivitas papalele mudah ditemukan di pagi hari. - Reposted by : PRIKOM Privat Komputer Bandung.
Kontak
Antaranews.com
Kunjungi / Hubungi